Ajaibnya Sedekah; Semakin Bersedekah, Semakin Kaya

PONDOKSEDEKAH.ORG – Betulkah pernyataan di atas? Apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan pernyataan ini? Bagaimanakah sedekah itu bisa membuat seseorang menjadi kaya?

Alloh Ta’ala berfirman;

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Qs. 2 :245)

Apa yang dijanjikan Alloh Ta’ala di Al Quran dirasakan banyak orang. Anda tahu Muhammad Assad, pengusaha Indonesia ini membuktikan Ajaibnya sedekah. Semakin bersedekah semakin kaya.

Assad mengaku dahulu keluarganya biasa biasa saja. Selama ini ia menjalankan kewajibannya sebagai muslim solat lima waktu ditambah amalan sunnah,

“Alhamdulillah hidup saya. Orang bilang sih kami nggak pernah susah hehe. Mungkin aliran kehidupan kami itu karena kami menjalani ibadah kepada-Nya seperti shalat wajib tepat waktu, sunnah rawatib, shalat dhuha, shalat tahajud, shalat fajar, puasa senin kamis, puasa ramadhon, zakat, dan Alhamdulillah kami pun sudah berhaji,” katanya.

Dalam bersedekah, kata Assad, melakukannya hanya sekedarnya saja. Walaupun begitu ia sering membantu orang yang membutuhkan.

“Namun, hidayah itu datang, setiap kali kami menyaksikan tayangan nikmatnya sedekah di salah satu stasiun TV, kami baca buku-buku tentang sedekah, termasuk juga baca Notes From Qatar kami sungguh iri dengan orang-orang yang dengan ringannya menyedekahkan 20 juta, 25 juta, 50 juta, dst. Kami hanya bertanya-tanya, kapan ya punya duit banyak sehingga bisa sedekah banyak pula seperti itu,” curhat Assad di blognya.

Ternyata Allah Swt memberikan kesempatan itu kepada kami tanpa harus menunggu punya duit banyak. Suatu malam, tetangga sebelah rumah saya datang sambil menangis minta tolong karena anaknya kejang dan tidak sadarkan diri (saat itu anaknya usia 30tahun dan menderita gagal ginjal). Dengan seadanya duit di kantong saya dan istri mengantarkan ke RS.

“ternyata Hb-nya hanya 3, kreatinnya 24, dan harus segera transfuse. Harga per kantong darah Rp 250 ribu, butuh 5 kantong berarti total Rp 1.250.000 dan biaya malam itu di UGS sudah habis Rp 500 ribu,” tambah Assad.

Saya dan suami saling pandang, karena uang yang kami pegang untuk sampai habis bulan ya pas tinggal Rp 2 juta. Saat itulah sangat terasa manfaatnya nonton acara-acara dan membaca buku tentang sedekah. Kami lalu memutuskan memakai semua uang kami itu untuk membeli darah.

Subhanallah, keajaiban itu benar-benar langsung terjadi! Saat proses di UGD masih berjalan, baru 30 menit dari saat pengambilan keputusan, waktu itu jam 10 malam, kakak kami dari luar kota nelpon saya dan bilang,

“Rumahmu depan itu kan habis kontraknya masih 6 bulan lagi, tapi yangg ngontrak mau pindah, rumahnya di take over sama saudaranya diperpanjang pula, ini duitnya Rp 10 juta udah aku bawa.” Subahanallah… Allah Swt langsung menggantinya tunai.

Kejadian malam itu benar-benar titik awal keyakinan Assadi akan keajaiban sedekah. Kelanjutan dari nasib tetangganya itu adalah bahwa Allah Swt memudahkan segala usaha untuk membantu mencarikan dana untuk cuci darah rutinnya.

“Kami share ke facebook hingga saudara dan teman kami banyak yang berpartisipasi membantu, hingga terkumpul bantuan sebesar Rp 18 juta yang tepat habis untuk cuci darah terakhirnya sebelum meninggal,” tulis Assad.

Dengan modal keajaiban pertama itu, ia ketagihan dengan keajaiban-keajaiban lainnya. Assad memang tidak punya tabungan, tapi kami punya asset yg sungguh malu jika hanya ia simpan.

“Kami pengen banget menikmati gimana sih rasanya sedekah dalam jumlah yang cukup besar. Terbayang kami bisa foya-foya untuk akhirat kami. Akhirnya kami meniatkan untuk menjual satu rumah kami, dan akan mengambil separo dari hasil penjualan aja, yg separo lagi akan kami sedekahkan,” tambahnya.

Allah Swt pun meridhoi niatnya, lakulah rumah Rp 310 juta. Lalu ia gunakan Rp 155 juta untuk siapapun yang membutuhkan saat itu, mulai dari pendirian Rumah Quran, infaq untuk pondok tahfidz, melunaskan hutang orang, dll.

“Alhamdulillah, keajaiban-keajaiban itu saat ini selalu datang setiap saat kami lakukan sedekah. Buat kami judul yang pas yang sedang kami jalani saat ini adalah Ajaibnya sedekah. Semakin bersedekah, semakin kaya. Dan keajaiban-keajaiban itu semakin memotivasi kami untuk lebih banyak lagi kami bersedekah,” tutur Assad.
_____________________________________________________________________________
Bagi Bapak – Ibu dan Sahabat Peduli yang ingin yang ingin berdonasi bisa hubungi :

SMS & WA : 08111-566-123
Telephone : 021–296-20-545

Atau transfer via:

Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia Qq Pondok Sedekah
Kode Transfer : 101 ex (Rp 1.000.101)

Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondoksedekah
Youtube : Pondok Sedekah

www.pondoksedekah.org
Let’s Share Humanity

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *