PondokSedekah– Sahabat, setiap orang tentu ingin hidup berkecukupan agar bisa memenuhi segala kebutuhannya. Namun, ada kalanya kebutuhan hidup lebih besar dari penghasilan yang diperoleh. Keadaan seperti ini sering menjadi alasan seseorang untuk berhutang kepada orang di sekitarnya.

Hutang memang akan menjadi solusi sesaat kala kebutuhan hidup tidak tercukupi. Sayangnya setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, kebingungan dan kegelisahan mulai merasuki diri kita. Siang hari saat bekerja yang diingat hanya hutang, bahkan saat ibadah kita masih memikirkan hutang. Sepanjang hari yang kita pikirkan hanyalah cara agar bisa melunasi hutang-hutang tersebut. “Apakah sahabat pernah mengalami hal seperti itu?”

Selanjutnya, “Adakah solusi dari permasalahan tersebut?”

Bila kita mencoba memahami firman Allah Swt dalam surat At Talaq ayat 7.

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِۦ وَمَن قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُۥ فَلْيُنفِقْ مِمَّآ ءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَآ ءَاتَىٰهَا سَيَجْعَلُ ٱللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (Q.S At Talaq: 7).

Ayat tersebut menganjurkan kita untuk memberi sedekah tidak hanya saat kita sedang berkecukupan (mampu secara finansial) bahkan saat sedang disempitkan. Makna disempitkan tersebut bila dihubungkan dalam kehidupan sehari-hari seperti saat omset sedang menurun, hutang menumpuk, dan apapun itu saat keuangan sedang terganggu. Selanjutnya, dalam ayat tersebut Allah Swt menjanjikan kelapangan kepada kita setelah melakukan amal baik (sedekah) tersebut.

Sahabat mungkin sudah banyak kisah yang sering kita dengar atau baca tentang keajaiban bersedekah. Seperti kisah orang-orang yang terlilit hutang lalu menyedekahkan sebagian bahkan seluruh sisa uang yang dimilikinya. Setelah beberapa waktu kemudian, Allah Swt memberikan kemudahan dengan dihadirkannya rezeki dari arah yang tidak terduga sehingga hutangnya bisa terlunasi. Sekarang sudah saatnya sahabat kita tidak hanya menjadi ‘pendengar’ kisah tersebut, mulai sekarang cobalah untuk menjadi ‘pelaku’ dalam kisah tersebut.

Sahabat yang sedang memiliki hutang, semoga Allah Swt senantiasa meringankan beban yang ada. Sahabat cobalah untuk mulai bersedekah. Sedekah dengan niat mengharap keridhoan Allah Swt dan percayalah bahwa Allah Swt akan menyelesaikan masalah-masalah kita dengan cara terbaik-Nya.

Oleh : Adila Rarastika (Relawan Digital Pondok Sedekah)
————————————————————————–
Hubungi kami di:
SMS & WA : 081212 – 042425
Telephone : 021 – 296 20 545

Untuk Donasi Paket Ramadhan untuk Dunia Islam silahkan “TRANSFER” via :
Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia
Kode Transfer : 900 ex (Rp 1.000.900) Konfirmasi di : 081212-042425

Office : Rukan Emerald Blok UF 08 Summarecon Bekasi
Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondok_sedekah
Youtube Channel : pondok sedekah
www.pondoksedekah.org

Pondok Sedekah Lembaga Kemanusiaan
Let’s Share Humanity
Ramadhan untuk Kemanusiaan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *