Lagi dan lagi, kita harus terus mengurai air mata kembali. Minggu, 22 Desember 2018, Pukul 21:47 WIB Tsunami menghantam Pesisir Banten, Lampung dan Sekitarnya.

Korban berjatuhan luar biasa, tak tahu bahwa air akan datang dengan begitu cepatnya dan meluluh lantahkan segala yang ada di hadapannya.



Saat menulis campaign ini korban tercatat telah mencapai :

222 Orang Meninggal Dunia
843 Orang Luka-luka
30 Orang Hilang
430 Rumah Rusak
350 Kapal – Perahu Rusak Berat
9 Hotel Rusak Berat



Kita harus terus berdo’a semoga data ini tidak terus bertambah pasca tsunami dan evakuasi terus dilakukan, daerah-daerah sekitar pesisir telah dievakuasi untuk menghindari jatuhnya korban susulan.

BPBD menyampaikan bahwa kemungkinan bertambahnya korban masih akan terus terjadi karena pasca tsunami masih banyak korban yang tertimpa puing bangunan akibat tsunami.



Beberapa daerah yang terkena dampak terparah adalah : Kabupaten Pandeglang, yaitu kawasan wisata dan permukiman sepanjang pantai dari Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Panimbang, dan Carita.

Sedangkan daerah terparah di lampung mencakup empat kecamatan Lampung Selatan, yakni Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo, dan Katibung.

doc detik.com



Saat ini tim di lapangan telah melakukan evakuasi korban, pemetaan wilayah terdamak dan assesment kebutuhan korban.

Aksi akan terus dilakukan untuk membantu meringankan korban bencana dilokasi, saat ini mereka masih sangat-sangat membutuhkan bantuan.

Bantuan yang dibutuhkan diantaranya :

1. Selimut
2. Terpal
3. Tenda
4. Makanan Siap Saji
5. Makanan ringan
6. Air Mineral
7. Pampers
8. Pembalut
9. Obat2an
Dan lain lain

Ayo berbagi untuk saudara kita disana yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan kita.
Semoga Allah membalas kebaikan Bapak, Ibu, dan Sahabat sekalian dengan balasan yang lebih baik.

Salurkan donasi langsung #CareForBantenLampung melalui :

Bank Syariah Mandiri 78-888-33-247 an Yys Pondok Sedekah-Kemanusiaan
Kode Transfer 509 Ex Rp 1.000.509

Konfirmasi dan Informasi ke 08111-566-123 / 0877-8000-7848

www.pondoksedekah.id
#DisasterManagementProgram

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *