PONDOKSEDEKAH.ID – Nama saya Muhammad Rizki Husein, panggilan saya iki, saya santri di Pesantren Tahfidz Qur’an Daarul Hufazh Sukabumi.

Muhammad Rizki Husein, Santri Daarul Huffazh Sukabumi



Alhamdulillah saat ini saya sudah menghafal 12 Juz Al-Qur’an, saya senang belajar dan menghafal Al-Quran disini.

Pesantren dimana kami menuntut ilmu dan tinggal disini alhamdulillah telah kami tempati lebih dari satu tahun yang lalu.

Meskipun pesantren yang kami tempati ini sangat minim fasilitas namun kami sangat bersyukur dan bersemangat untuk menghafal Al-Quran karena Pesantren ini menjadi solusi untuk kami anak-anak yang kurang mampu bisa menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an tanpa bayaran sepeser pun.

Para santri yang berada disini kebanyakan anak-anak yatim dan dhuafa. Jumlahnya 23 santri yang ada di pesantren kami, 10 diantaranya adalah santriwati yang tinggal dalam satu asrama, dan 13 lainnya adalah santriwan yang tinggal di asrama terpisah yang berupa rumah kontrakan dan berada di sisi asrama.

Asrama Santri Laki-Laki Pesantren Tahfidz Qur’an Daarul Huffazh Sukabumi



Ruangan Asrama Santri Laki-Laki Pesantren Tahfidz Qur’an Daarul Huffazh



Asrama yang dibangun adalah asrama semi permanen yang sebagian bangunannya adalah batu bata dan sebagian di atasnya adalah bilik bambu bagian dagingnya yang dijadikan dindingnya.

Tak hanya itu karena bangunan asrama hanya satu yang juga dijadikan sebagai tempat belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Karena tidak ada kelas disana, hal ini terkadang membuat para santri harus belajar di lapangan depan asrama mereka.

Saat kami belajar di teras



Selain itu kondisi kami yang sangat terbatas membuat kami memang harus belajar dengan fasilitas apa adanya, tapi hal itu tak menurunkan semangat kami untuk terus mengejar cita-cita.

Saat Kami Belajar di Halaman



Hanya saja satu kondisi yang membuat kami begitu susah dan sangat menyedihkan disini kondisinya sangat sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari para santri.

Pesantren Penghafal Al – Qur’an kami ini kesulitan air di musim penghujan. Pesantren kami meskipun berada di kecamatan Parung Kuda, Desa Palasari Hilir, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Namun berada di bagian atas sehingga untuk mendapatkan air harus membuat fasilitas penampungan air dan membuat sumur bor sedalam lebih dari 35 Meter ke dalam tanah.

Kondisi kekeringan air di musim penghujan ini membuat kami untuk sekedar melakukan MCK (Mandi Cuci Kakus) sangat sulit sekali selama setahun ini terlebih saat di musim kemarau.

Kondisi ini seperti berada di musim kemarau padahal saat ini di Sukabumi tengah dalam masa musim penghujan dan sangat deras curah hujannya.

Berada di dataran tinggi membuat air sangat cepat mengering, membuat mereka harus sangat-sangat bersabar dan irit dalam menggunakan air.

Sumur yang dibuat sedalam 11 Meter



Bukan tanpa usaha kami para santri telah menggali (membuat) sumur sedalam 11 meter, namun apa daya kondisinya hanya menghasilkan sangat sedikit air, yang akhirnya dari air sumur tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan memasak dan para santri perempuan itu pun harus ekstra hemat menggunakannya.

Beberapa waktu lalu dari pemerintah desa membuat sebuah wadah penampungan air di puskesmas desa palasari hilir yang jaraknya berkisar 500 – 900 meter dari pesantren kami. Akhirnya kami para santri membantu para tukang yang ditugaskan membuat pengecoran wadah air untuk kebutuhan masyarakat pula lantaran memang kondisi air disana didapat dengan cara yang sulit baik bagi kami maupun masyarakat.

Namun setelah fasilitas air tersebut telah dibuat, kondisi pesantren yang berada di atas lokasinya membuat pesantren sulit untuk mendapatkan air pula, hal ini karena harus membuat jalur air dari pesantren untuk mengalirkan air menuju pesantren sejauh jarak tadi di atas.

Karena sulitnya air maka para santri laki-laki harus melakukan aktivitas MCK ke kamar mandi umum desa yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer jaraknya dari Pesantren. Sementara santri perempuan harus bersabar menunggu sumur 11 meter yang kami buat sedikit demi sedikit terisi air.

Bapak-Ibu dan orang baik, bantu kami untuk membuat fasilitas sumber air untuk memenuhi kebutuhan utama setiap manusia. Tanpa air tentu membuat kami sangat terbatas dan sulit untuk beraktivitas.

Semoga Allah memberikan keberkahan dan ganti yang terbaik pada Bapak-Ibu dan orang baik sekalian yang peduli kepada kami.

Campaign ini membutuhkan dana sejumlah Rp 45.755.000 (Empat Puluh LIma Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah).

Ayo bantu mereka untuk fokus pada pelajaran mereka, bantu mereka yang tengah kesulitan karena kekeringan.

Untuk donasi langsung silahkan transfer melalui:
Bank Mandiri
No Rek: Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia Qq Pondok Sedekah
Kode Transfer : 524 ex (Rp 1.000.524)

Konfirmasi dan Informasi detail program Penghafal Al-Quran di : 0877-8000-7848

Pondok Sedekah Indonesia
Telp : (021) – 296 20 545
SMS/WA Konfirmasi : 0877 8000 7848
Rukan Emerald Blok.UF 08 Summarecon, Kota Bekasi

Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondoksedekah
Youtube : Pondok Sedekah

www.pondoksedekah.id

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *