save al aqsha

Pondok Sedekah – Beberapa waktu ini media gempar memberitakan penutupan Masjid Al-Aqsha di Jerussalem. Sebuah tempat yang dimuliakan ummat Islam di seluruh dunia karena Rasulullah telah menyampaikan bahwa masjid tersebut adalah masjid termulia ketiga di setelah Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah dan yang terakhir adalah Masjid Al-Aqsha di Jerussalem.

Sebelum dipindahkan ke Masjidil Haram, Masjidil Aqsha adalah kiblat pertama ummat Islam, Masjid ini menjadi catatan sejarah mulia pula perihal diturunkannya perintah shalat lima waktu dalam peristiwa Isra Mi’raj saat Rasulullah berjalan di malam hari dalam waktu hanya satu malam saja dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha menuju Sidratul Muntaha.

Mengingat Al-Aqsha maka kita akan mengingat pula sebuah peristiwa pembebasan yang dilakukan oleh dua Khalifah terbaik Ummat ini, pertama Umar bin Khattab dan yang kedua Salahudin Al-Ayyubi.

Kisah Al-Aqsha dan Palestine tak pernah habis, terlebih saat ini, Negeri yang dulu membela Indonesia dan meyakini serta mendukung kemerdekaan tanah air tercinta ini kini dalam keadaan terbalik, saat negeri ini merdeka, Palestine justru merasakan yang sebaliknya, negeri tersebut dijajah, lebih dari 70 tahun lamanya, tanpa dukungan dan pembelaan yang berarti, dan kini Al-Aqsha kembali dinistakan para penjajah yang mendapat legitimasi pembelaan.

Tanahnya direbut, Al-Aqsha tak bebas untuk beribadah, bahkan jika kamu adalah orang Palestina yang lahir di Gaza, maka sudah dipastikan kamu tak akan bisa shalat di Masjid Al-Aqsha (wawancara Al-Jazeera pada Mustafa), atau selayaknya semua orang di dunia bebas beribadah dimana pun berada sesuai agamanya masing-masing.

Saat kita bertanya tentang Hak Azasi Manusia sepertinya tidak untuk penduduk, orang-orang dan saudara kita yang berada di Palestina.

Suara mereka tak terdengar, hak hidup mereka dikebiri, lalu dimana manusia-manusia yang mengaku pembela Hak Azasi Manusia? Disaat banyak orang mati kelaparan, peluru tertancap di bagian tubuh mana pun berdesing tak beraturan.

Listrik padam akibat tak ada energi, mereka membutuhkan energi untuk bisa hidup dalam keadaan manusiawi seperti manusia yang lain.

Hal ini merupakan pelanggaran HAM yang telah dilakukan oleh Israel, sudah sepatutnya kita sebagai saudara membantu dalam sebuah uluran ukhuwah untuk meringankan beban mereka saudara kita di Palestina untuk tetap membela, menjaga dan menyelamatkan Al-Aqsha dari pelanggaran-pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Israel.

Mari ringankan langkah mereka, bantu dan support mereka melalui apa pun yang kita bisa berikan untuk Al-Aqsha dan Kemanusiaan bagi seluruh Rakyat Palestina.

————————————————
Bantu mereka sekarang juga dengan menghubungi :
SMS & WA : 081212 – 042425
Telephone : 021 – 296 20 545

Untuk Donasi Peduli Al-Aqsha Palestina silahkan “TRANSFER” via :
Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia
Kode Transfer : 502 ex (Rp 1.000.502) Konfirmasi di : 081212-042425

Office : Rukan Emerald Blok UF 08 Summarecon Bekasi
Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondoksedekah
Youtube Channel : pondok sedekah
www.pondoksedekah.org

Pondok Sedekah Lembaga Kemanusiaan
Disaster Management Program
Let’s Share Humanity

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *