Cerita Pak Slamet yang Bersembunyi di Bawah Meja Saat Erupsi Semeru

PONDOKSEDEKAH.ID – Tim Pondok akhirnya sampai di Desa Curah Kobokan, Sabtu (18/12/2021). Di sana Pondok Sedekah bertemu dengan Pak Slamet yang sedang membersihkan rumahnya. Menurut Pak Slamet , desanya dihuni 300 kepala keluarga atau sekitar 700 orang. Saat ini penduduknya mengungsi di Desa Penanggal dan Desa sumber mujur kec. Candipuro yang posisinya lebih aman.

Saat kejadian, Pak Slamet mengaku habis dari ladang dan ketika itu ia sedang bercengkarama dengan kedua anaknya di samping rumah. Tiba-tiba ia melihat ada awan hitam yang datang dari Gunung Semeru dan turun mendekati desanya.

“Saya rangkul kedua anak menuju rumah lewat jendela samping. Lalu saya sembunyi dibawah meja sambil merangkul anak saya, setelah kondisi agak terang saya lari bawa anak saya ke desa sebelah,” katanya.

Sekarang rumah Pak Slamet sudah tidak bisa ditempati lagi, karena rusak terkena lahar dingin erupsi Semeru. Pondok Sedekah Indonesia sempat memberikan sembako, air bersih dan makanan cepat saji kepada Pak Slamet. Setelah itu tim melakukan asesmen di lokasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.