Pondok Sedekah – Ramadhan sudah berjalan setengah dari satu bulan lamanya, sudah ada pencapaian apa? Bagaimana dengan tilawah kita? Qiyaumul lail, shadaqah, shalat sunnah, dan berbagai amalan harian yang telah kita targetkan. Kalau juga belum tercapai mungkin ada yang harus kita evaluasi ramadhan kita kali ini.

Mengapa harus evaluasi ramadhan kita lebih awal? Hal ini supaya kita tidak menyesal kelak saat ramadhan usai dan akhirnya kita bisa tersenyum puas karena semua targetan kita telah tercapai dengan sebaik-baiknya. Jangan tunggu hingga akhir nanti karena di pertengahan ini kita bisa menjadikan segala sesuatu yang tertinggal bisa kita kejar dengan sebaik-baiknya.

Evaluasi Ramadhan kita sejak dini agar jangan menjadi seseorang yang merugi nantinya. Karena banyak orang yang menjalankan ibadah shaum ramadhan hanya mendapatkan lapar dan haus saja. Jangan jadikan shaum ramadhan mu menjadi sia-sia karena tak maksimal dalam meraih berkah-Nya.

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya).

Itulah sebabnya mengapa kita harus terus mengevaluasi apa-apa yang telah kita kerjakan agar semua yang telah ditargetkan terlaksana sesuai dengan yang Allah inginkan.

Selain menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya sesuai yang kita targetkan, jangan lupa juga untuk meninggalkan segala hal yang telah Rasulullah perintahkan untuk tidak kita kerjakan. Karena amalan buruk ini dapat mengurangi pahala ibadah shaum Ramadhan kita.

Seperti berkata dusta, berkata sia-sia (lagwu) dan rofats (berkata porno), hingga bermaksiat. Seperti yang telah Rasulullah sampaikan melalui haditsnya:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1082 mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Semoga Ibadah Ramadhan kita diterima oleh Allah seperti dalam riwayat Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Setiap amalan kebaikan anak Adam akan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku.” (HR. Muslim no. 1151)

Oleh : Ustadz Bagus Hernowo, S.Pd., M.M
————————————————————————–
Hubungi kami di:
SMS & WA : 081212 – 042425
Telephone : 021 – 296 20 545

Untuk Donasi Paket Ramadhan untuk Dunia Islam silahkan “TRANSFER” via :
Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia
Kode Transfer : 900 ex (Rp 1.000.900) Konfirmasi di : 081212-042425

Office : Rukan Emerald Blok UF 08 Summarecon Bekasi
Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondok_sedekah
Youtube Channel : pondok sedekah
www.pondoksedekah.org

Pondok Sedekah Lembaga Kemanusiaan
Let’s Share Humanity
Ramadhan untuk Kemanusiaan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *