PONDOKSEDEKAH.ID (JAKARTA) – September 2018 Tim Pencari Fakta PBB sudah melaporkan hasil temuan soal konflik kemanusiaan di Rohingya pada sidang Dewan HAM PBB dan laporan sudah diterima.







Aksi yang harusnya dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2018 bertepatan dengan hari HAM Internasional akan diadakan Sidang Majelis Umum PBB yang akan menentukan lahirnya Resolusi PBB bahwa telah terjadi pelanggaran HAM oleh pemerintah dan militer atas etnis Rohingya.

Untuk itu, sebagai gebrakan awal Paham Bekasi, Banten dan Jakarta mengikuti aksi yang bekerjasama dengan Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) pada Rabu (5/12/2018) di depan Kedubes Myanmar, Menteng, Jakarta Pusat.

Pondok Sedekah Indonesia yang juga sebagai Lembaga Kemanusiaan Nasional berstatus juga sebagai Humas dari Komite
Nasional Solidaritas Rohingya.

Pada kesempatan itu pula Direktur Pondok Sedekah Indonesia memberikan orasinya mengajak pada Bangsa Indonesia untuk tetap dan terus peduli kepada saudara kita di Rohingya dan mengajak pemerintah Indonesia pro-aktif atas kekejaman kemanusiaan yang dilakukan oleh rezim Myanmar.

Hingga saat ini kondisi pengungsi Myanmar masih dilanda kesulitan dan berada di pengungsian Bangladesh, entah sampai kapan harus mengungsi?

Sementara kondisi kampung halaman yang berada di Rakhine (Rohingya) mereka sudah tidak dianggap sebagai warga nemara dari Myanmar itu sendiri.

Butuh kerjasama antar negara, untuk bisa menyelesaikan permasalahan etnis Rohingya yang didera kejahatan kemanusiaan yang tak kunjung henti.

Semoga kita terus bisa berbuat untuk mereka, melakukan aksi terbaik untuk kemanusiaan dengan membantu siapa saja, baik di Indonesia maupun di dunia internasional.

Facebook : Pondok Sedekah Indonesia
Instagram : @pondoksedekah

www.pondoksedekah.id
Let’s Share Humanity

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *