PONDOKSEDEKAH.ORG – Jika melihat judul ini agak aneh karena bersedekah untuk suami tercinta. Kondisi bagaimana seorang istri bersedekah ke suami tercinta? Apalagi bagi seorang lelaki adalah ‘haram’ mendapatkan sedekah dari seorang istri. Hal ini dikarenakan sifat lelaki yang mempunyai rasa kepemimpinan dan tanggung jawab yang besar.

Peristiwa istri bersedekah kepada suami tercinta ada padazaman Rasulullah SAW., Saat itu Zainab ats-Tsaqafiyah, istri Abdullah bin Mas’ud, mendengar sabda Rasulullah SAW, “Wahai kaum wanita bersedekahlah kamu sekalian walaupun dari perhiasanmu.”

Lalu ia pulang dan menemui menemui Abdullah bin Mas’ud dan menyatakan,”Sesungguhnya engkau laki-laki yang sedikit penghasilannya sedangkan Rasulullah SAW memerintahkan kami bersedekah maka datangilah dan bertanyalah kepada beliau. Kalau boleh, saya bersedekah kepadamu dan kalau tidak boleh saya berikan kepada orang lain.”

Abdullah berkata, “Kamu sendirilah yang datang kepada beliau.”

Maka Zainab berangkat ke tempat Rasulullah SAW dan di sana ada seorang wanita Anshar yang berada di pintu beliau untuk menyampaikan permasalahan yang sama.

Keluarlah Bilal untuk menemui mereka berdua.

Mereka berkata kepada Bilal, “Temuilah Rasulullah SAW dan kabarkanlah beliau kalau ada dua orang wanita yang berada di depan pintu beliau yang akan bertanya apakah boleh sedekah diberikan kepada suami dan anak-anak yatim yang diasuh keduanya? Dan jangan kamu jelaskan siapa kami ini.”

Bilal kemudian masuk dan menanyakan hal itu kepada Rasulullah SAW, beliau bertanya,”Siapakah dua wanita itu?

Bilal menjawab,” Seorang wanita Anshar dan Zainab. Tanya beliau pula,”Zainab yang mana?”

Ia menjawab,”Istri Abdullah.”

Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Bagi kedua wanita itu mendapatkan dua pahala, yaitu pahala (menyambung) kerabat dan pahala sedekah.” (Muttafaqun ‘alaih).

Hadis di atas memberikan pelajaran penting kepada kita, boleh hukumnya seorang istri bersedekah kepada suami terutama bila suaminya belum bekerja atau memiliki penghasilan yang sedikit.

Bahkan, seorang istri diperbolehkan mengeluarkan zakat wajibnya kepada suaminya jika sudah termasuk dalam kriteria orang yang berhak mendapatkan zakat.

Oleh karena itu, bila seorang istri hendak bersedekah perhatikan dulu suaminya apakah ia layak disedekahi atau tidak sebelum bersedekah kepada orang lain. Karena bersedekah kepada suami yang fakir harus diutamakan sebelum bersedekah kepada yang lainnya.

Dengan bersedekah kepada suami tercinta diharapkan dapat ,emotivasi suami agar bersemangat mencari nafkah untuk keluarga merupakan bagian dari sedekah juga yang layak diperhatikan dan dilakukan seorang istri.

Bagi Bapak – Ibu dan Sahabat Peduli yang ingin yang ingin berdonasi dalam program “Orang Tua Asuh Penghafal Al-Quran” bisa hubungi :

SMS & WA : 08111-566-123
Telephone : 021–296-20-545

Atau transfer via:

Mandiri Syariah 7033 952 672 an Yayasan Pesantren Entrepreneur Indonesia Qq Pondok Sedekah
Kode Transfer : 101 ex (Rp 1.000.101)

Fanspage : Pondok Sedekah (@pondoksedekah.id)
Instagram : @pondoksedekah
Youtube : Pondok Sedekah

www.pondoksedekah.id
Let’s Share Humanity

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *